KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MENGGUNAKAN LAPTOP


·         KERUGIAN
Meskipun laptop memiliki beberapa keuntungan bisa kita dapatkan ketika bekerja dengan menggunakan laptop, hal itu tidak membuat laptop merupakan barang yang sempurna. Berikut ini beberapa kekurangan atau kerugian yang harus kita pahami dalam penggunaan laptop.
1.      Lebih mahal

Jika kita ingi membeli laptop dengan spesifikasi yang sama persis dengan computer desktop, maka kita harus mengeluarkan uang yang lebih besar daripada kita membeli computer desktop.

2. Harus lebih waspada

Karena harganya mahal, laptop sering menjadi incaran para penjahat. Mententengnya ke mana-mana membutuhkan kewaspadaan yang ekstra. Misalnya di mushola kampus ada himbauan “Barang Berharga di Taruh Depan”. Hal ini dimaksudkan agar barang yang berharga tidak dicuri orang.

4. Lebih rentan dan ringkih

Karena laptop merupakan barang yang enteng. Pastinya komponen di dalamnya dibuat kecil dan ringan. Secara fisik, laptop ringkih terhadap tekanan dan guncangan.

5. Lebih rumit perawatannya

Lantaran bentuknya yang menyatu, laptop memerlukan perawatan yang ekstra hati-hati. Air teh atau kopi yang tumpah ke atas keyboard dapat menyebabkan seluruh system laptop mati.


·         KEUNTUNGAN
  Produktivitas: Menggunakan laptop di tempat di mana sebuah PC desktop tidak dapat digunakan, dan pada kali yang lain akan sia-sia. Sebagai contoh, seorang pekerja kantor mengelola e-mail selama-lama jam perjalanan dengan kereta api, atau mahasiswa melakukan / nya PR-nya di warung kopi universitas selama waktu istirahat antara kuliah.
  Kedekatan: Membawa laptop artinya tidak punya akses cepat ke berbagai informasi, dan bekerja file pribadi. Kedekatan memungkinkan kolaborasi yang lebih baik antara rekan kerja atau mahasiswa, sebagai laptop bisa membalik terbuka untuk menyajikan solusi masalah atau kapan saja, di mana saja.
·         Ukuran: Laptop yang lebih kecil dari PC desktop. Hal ini bermanfaat bila ruang berada di premium, misalnya di apartemen kecil dan asrama mahasiswa. Bila tidak digunakan, laptop bisa ditutup dan disingkirkan
·         Konsumsi daya rendah: Laptop beberapa kali lebih hemat energi dari desktop. Sebuah laptop biasa menggunakan 20-90 W, dibandingkan dengan 100-800 W untuk desktop. Hal ini bisa sangat bermanfaat untuk bisnis (yang berjalan ratusan komputer pribadi, mengalikan potensi tabungan) dan rumah-rumah di mana ada komputer yang menjalankan 24 / 7 (misalnya sebagai server media rumah, print server, dll)


SUMBER:


MENELAAH SIFAT MANUSIA BERDASARKAN LETAK GEOGRAFISNYA

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sifat manusia di wilayah Sumatra,yaitu di wilayah Palembang.Salah satu keunikan dari manusia adalah mempunyai sifat yang berbeda satu sama lain. Walaupun secara fisik mirip (kembar), namun secara sifat pasti berbeda. Perbedaan inilah yang dapat membuat manusia saling melengkapi satu sama lain.
Orang Palembang tidak mudah membuka diri dengan orang yang baru dikenal, dengan kata lain “butuh proses”, sama halnya dengan orang Jepang. Kalau dibandingkan dengan orang Jawa atau Sunda, sungguh kelihatan bedanya. Umumnya orang Jawa atau Sunda lebih terbuka terhadap orang yang baru, lebih mudah akrab dan terbuka.Sifat terlalu curiga dan berhati-hati terhadap orang baru pada diri orang Palembang umumnya menjadikan hubungan awal berkesan kaku dan terlalu mudah akrab dengan orang yang barupun seperti umumnya orang Jawa dan Sunda mengakibatkan kita kurang bersikap waspada terhadap hal buruk yang kemungkinan akan terjadi.
Orang Palembang itu,suka makan, ngumpul bareng, peduli dgn berbuat meski di luar terlihat acuh. Kata-katanya kadang terkesan ketus,tidak basa-basi, terkesan sombong (cak ketako’an,istilahnya),tapi itu cuma gaya bahasa yang dibawa dari lingkungan. Kadang orang palembang memang cepat tersulut emosi, naik intonasi. Tapi kebanyakan tidak cuma sampai disitu.Yang umum orang palembang seperti biasanya orang Sumatera ngomongnya kenceng,tapi ini terbentuk karena dulu banyak hutan dan jarak antar tentangga jauh, sehingga komonikasi antar tetangga dari jarak jauh aja cukup karena kalo tatap muka takut ketemu harimau duluan dan ini juga mengapa orang Paling suka bawa pisau segala kalau berpergian untuk jaga diri agar tidak diganggu harimau.
Kalau soal makan memakan, orang Palembang paling doyan makan, sama kayak orang Jepang. Segala rasa ada, dari asem, manis, asin sampe pedas, lengkap jadi satu. Menu andalannya mpek-mpek dengan rasa cukanya yang khas. Sebenarnya banyak sekali makanan khas Palembang, ada yang namanya laksan, celimpungan, model ikan, tekwan, burgo, lenggang, mie celor dll..Kalau dilihat dari keseriusan dalam bekerja, umumnya orang Palembang kalah serius dengan orang Jawa. Orang Jawa terkenal “ulet”, umumnya orang Palembang  masih sedikit santai, masih suka mengandalkan harta orangtua.
Perbedaan-perbedaan budaya antar daerah bisa memicu ketidakharmonisan keluarga. Untuk itu diperlukan jiwa yang besar dan sikap yang dewasa dalam menanggapi omongan-omongan yang dapat memicu prahara rumah tangga dan dengan suku-suku lainnya...

Sumber:
http://www.google.co.id

aplikasi matematika dalam bidang psikologi

Dalam masalah ini saya akan membahas tentang logika.
matematika adalah ilmu yang berkaitan erat dengan penghitungan dan angka-angka numerik. Sedangkan, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, perilaku, mental serta perkembangannya.logika adalah suatu upaya berfikir scara cermat dan tepat mengenai berbagai argumen yang hendak dikemukakan seseorang.

Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika.Matematika kini digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang,seperti teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Seperti ilmu matematika dan psikologi. Secara umum definisi matematika adalah ilmu yang berkaitan erat dengan penghitungan dan angka-angka numerik. Sedangkan, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, perilaku, mental serta perkembangannya. Memang tidak mudah untuk memahami bagian mana yang terkait di antara kedua ilmu tersebut

Dalam matematika, himpunan adalah segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Teori ini merupakan bahasa untuk menjelaskan matematika modern. Teori himpunan dapat dianggap sebagai dasar yang membangun hampir semua aspek dari matematika dan merupakan sumber dari mana semua matematika diturunkan.

Dalam materi himpunan ini kita mengenal Diagram Venn. Diagram yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara himpunan-himpunan. Sebagai bagian ilmu matematika, diagram Venn ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan hubungan sederhana dalam tema-tema di bidang logika, probabilitas, statistik, linguistik dan ilmu komputer. Diagram Venn membantu penggambaran psikologis suatu himpunan/kelompok.

salah satu contoh hubungan matematika dan psikologi ini, dalam kasus perkembangan anak. Dalam suatu keluarga pasti terjadi penggabungan kepribadian, mulai dari kepribadian yang berbeda antara ayah dan ibu, ayah dan anak, ibu dan anak, serta orang-orang disekeliling mereka.

 Dasar-dasr logika
Logika
Pikiran manusia pada hakikatnya selalu mencari dan berusaha untuk memperoleh kebenaran. Karena itu pikiran merupakan suatu proses. Dalam proses tersebut haruslah diperhatikan kebenaran bentuk dapat berpikir logis. Kebenaran ini hanya menyatakan serta mengandaikan adanya jalan, cara, teknik, serta hukum-hukum yang perlu diikuti. Semua hal ini diselidiki serta dirumuskan dalam logika.ecara singkat logika dapat dikataka sebagai ilmu pengetahuan dan kemampuian untuk berpikir lurus.

Manusia dan Tanggung Jawab

MANUSIA DAN TNGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab, makasemuanya akan menjadi kacau.Hubungan antara manusia dan tanggungjawab adalah manusia sebagai makhluk yang memiliki nilai serta hargadiri sehingga dituntut untuk dapat menanggung resiko atas segala perbuatan dan akibatnya.

Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup berrnasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.

Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dan sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu, dengan demikian ia sendiri pula yang hams memulihkan ke dalam keadaan baik. Dan sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakatan.

Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
(a). Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, honnat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
(b). Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehinggaa pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.

Manusia dan Penderitaan

MANUSIA DAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara

Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah mahluk berbudaya, dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya.

Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengataasi kesulitan hidup.Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengataasi kesulitan hidup.Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dart penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.

Manusia dan Keindahan

MANUSIA DAN KEINDAHAN
Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indah, pemandangan alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.

Segala kebaikan dan keindahan merupakan hal yang diberikan Tuhan terhadap alam, dan manusia adalah satu-satunya mahluk hidup ciptaan-Nya yang mampu merasakan keindahan baik yang ada di alam maupun yang tidak tampak (khayal) menjadi sebuah karya yang memiliki nilai estetis layaknya keindahan tersebut.

manusia memiliki lima komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia tesebut dilahirkan. Ke-lima komponen tersebut adalah nafsu, akal, hati, ruh, dan sirri (rahasia ilahi). Dengan modal yang telah diberikan kepada manusia itulah (nafsu, akal dan hati) akhirnya manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal, manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan (walaupun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengn akal pikiran manusia melakukan kontemplasi komprehensif guna mencari niolai-nilai, makna, manfaat, dan tujuan
dari suatu penciptaan yang endingnya pada kepuasan, dimana kepuasan ini juga merupakan salah satu indikator dari keindahan.

Akal dan budi merupakan kekayaan manusia tidak dirniliki oleh makhluk lain. Oleh akal dan budi manusia memiliki kehendak atau keinginan pada manusia ini tentu saja berbeda dengan “kehendak atau keinginan” pada hewan karena keduanya timbul dari sumber yang berbeda. Kehendak atau keinginan pada manusia bersumber dari akal dan budi, sedangkan kehendak atau keinginan pada hewan bersumber dari naluri.
Ditambah lagi dengan anugrah yang diberikan-Nya kepada kita (manusia) yakni berupa hati, dimana dengan hati ini manusia dapat merasakan adanya keindahan, oleh karena itu manusia memiliki sensibilitas esthetis.

Manusia dan Pandangan Hidup

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan,arahan,petunjuk hidup di dunia.
            Sumber pandangan hihup.
·         Pandangan hidup yang berasal dari agama (mutlak kebenarannya).
·         Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu negara.
·         Pandangan hidup berasal dari renungan (relatif kebenarannya).
Ideologi adalah pandangan yang diterima oleh sekelompok oarang sebagai pendukung organisasi.
            Unsur-unsur pandangan hidup.
·         Cita-cita                                                                                                                                                                              
Cita-cita adalah keinginan,harapan,tujuan yang selalu ada dalam pikiran yang hendah diperoleh seseorang pada masa mendatang.
·         Kebajikan          
Perbuatan yang mendatangkan kebaikan/perbuatan moral yaitu perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
·         Keyakinan atau kepercayaan.
1.      Aliran Naturalisme = Kekuatan gaib (alam,Tuhan).
2.      Aliran Intelektulisme = Logika.
3.      Aliran gabungan = kekuatan gaib dan logika.

Langkan-langkah berpandangan  hidup yang baik.
1.      Mengenal
2.      Menghayati
3.      Mengerti
4.      Meyakini
5.      Mengabdi
 
Copyright © welcome